Showing posts with label belajar mengasihi. Show all posts
Showing posts with label belajar mengasihi. Show all posts

Saturday, April 27, 2013

Apakah anda mencari Allah?

Bagi anda para murid Tuhan Yesus Kristus, terkadang dalam hidup ini kita bisa merasakan kehadiranNya. Entah saat berdoa, saat mendengarkan kotbah atau saat kita sedang membaca sebuah artikel. Namun sering juga saat kita sedang mencari diriNya, seakan-akan Dia, Yesus Kristus yang kita cintai, tidak ada. Kita merasa sendirian... tidak terasa kehadiranNya.

Ada dua respon bila seseorang mengalami ketidakhadiran Tuhan Yesus saat ia sedang mencariNya. Respon negatif adalah ia berhenti berdoa. Ada juga yang berkurang sedikit demi sedikit jam doanya dan akhirnya ia tidak berdoa.

Respon yang lain adalah ia tetap terus berdoa dengan waktu yang sama. Ini adalah respon yang positif & benar menurut St. Yohanes Salib dalam buku Madah Rohani. Nah... pertanyaaannya adalah bagaimana agar kita bertekun disaat Allah tidak hadir dalam doa-doa kita?

Thursday, November 8, 2012

Bukan kamu yang memilih Aku, tapi Aku yang memilih kamu

Dalam sebuah pertemuan di lingkungan gereja, saat dibahas mengenai mukjijat yang dilakukan Tuhan Yesus di injil Markus 5, ada hal yang menarik bagi saya... Roh Kudus berbicara dengan jelas saat itu, bagaimana sifat Tuhan kita Yesus Kristus itu penuh dengan pengertian.

Cobalah anda simak bacaan dibawah ini dan cobalah untuk menghadirkan kembali kejadian tersebut dan bayangkanlah bahwa anda ada di saat kejadian itu berlangsung, semoga Roh Kudus membuka 'selaput' pada mata rohani anda saat ini.

Markus 5

Sunday, June 17, 2012

Perpuluhan itu mendatangkan berkat atau kutuk?

Bagi gereja Katholik, perpuluhan memang tidak diwajibkan, namun ada sebuah fakta yang cukup menyedihkan... karena perpuluhan tidak diwajibkan ini sering menjadi alasan bagi umat (termasuk saya) untuk memberikan sedikit dalam kolekte. Bukan hanya sedikit deh... tapi SEDIKIT SEKALI :(

Memberi kolekte kan harus dengan sukacita dan sukarela, begitulah yang saya tangkap. Nah, karena saya berasal dari keluarga yang pas-pas-an dan mendapat didikan agar tidak boros, maka meskipun sekarang sudah berkecukupan... sudah bisa ditebak hasilnya.

Bagi si A... dengan gaji sekitar 10 juta per bulan, maka sukarela dan sukacita itu kasih kolekte 10.000 aja, masih banyak kebutuhan yang belum saya beli. Lain bagi si B dengan gaji 5 juta per bulan, maka sukarela itu ya.... 5.000 aja per kolekte, sebulan sekitar 20.000 deh. Soalnya belum punya mobil dan rumah sih...

Padahal kalo anda buka dalam Maleakhi 3:7-10
(7) Sejak zaman nenek moyangmu kamu telah menyimpang dari ketetapan-Ku dan tidak memeliharanya. Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami harus kembali?"
(8) Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!
(9) Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!
(10) Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

Bagaimana yang sebenarnya?

Tuesday, November 22, 2011

Menemukan Yesus

Menjadi orang yang selalu sabar itu tidak mudah, namun itu adalah salah satu buah Roh yang harus ada didalam seorang murid Yesus Kristus.

Salah satu cara yang termudah adalah mengikuti contoh yang diajarkan oleh St.Theresia Lisieux yaitu menemukan Yesus dalam diri orang lain.

Bagaimana cara agar mudah dalam melakukan praktek ini?

Sunday, October 23, 2011

Kasihilah Tuhan Allahmu

Kemarin saat Misa Kudus, romo membawakan kotbah yang sering saya dengar yaitu tentang Tuhan Yesus yang ditanya / dijebak dengan pertanyaan oleh orang-orang Farisi... yakni orang-orang yang sangat detail dengan aturan ini boleh itu tidak boleh... yang tau hukum-hukum taurat yang jumlahnya ribuan, namun kurang dalam hal kasih.

Di dalam gereja itu seolah-olah Tuhan membuka lagi sebuah tabir, mengungkapkan satu hal yang membuat saya tersenyum dan sadar.... itu jawaban yang saya cari selama ini :)

Thursday, August 4, 2011

Siapkah anda menerima berkat?

Banyak orang berdoa meminta berkat baik berkat jasmani maupun rohani, baik berkat harta, kepintaran ataupun berkat kekudusan atau karunia-karunia Roh Kudus. Namun ada satu pertanyaan yang perlu ditanyakan pada diri sendiri yaitu, siapkah anda menerima berkat tersebut?

Ada seseorang bertanya pada saya, bagaimana caranya melakukan promosi agar bisnisnya menjadi lancar sehingga berkat jasmani dapat diterimanya, namun ketika saya mencoba menerangkan dan berusaha menolong dengan jawaban dan penjelasan saya, betapa terkejutnya saya ternyata dia BELUM SIAP menerima berkat itu!

Sunday, July 10, 2011

Berikan

Ketika Misa Kudus sedang berlangsung, saya yang duduk dibagian belakang melihat sebuah keluarga yang duduk cuek, tidak peduli dengan orang yang berdiri karena tidak dapat tempat duduk, sedangkan di sampingnya ada tempat duduk kosong.

Saya mulai menghakimi dalam hati, kenapa dia kok cuek ya, kenapa kok tidak disuruh orang yang berdiri untuk duduk di kursi samping mereka yang kosong...dsb dsb... jadi mulai merasa tinggi hati deh. Padahal kalau saya, belum tentu juga melakukan itu...

Dan tiba-tiba saya diingatkan, kenapa sombong? Mudah melihat kesalahan orang lain, padahal kamu dulu juga seperti itu... Saya tidak berpikir apa-apa lagi selain konsen pada Misa aja deh daripada melamun dan berbuat dosa.

Sunday, June 19, 2011

Belajar menerima saran dari orang lain

Sepulang dari pekerjaan yang melelahkan tubuh secara fisik dan rasa ingin tidur secepatnya membuat saya kurang dapat mengendalikan diri disaat istri menyampaikan saran atas banner yang saya buat dengan susah payah (tidur malam, merenung, cetak dan memasangnya), sehingga dengan nada tinggi meluncur saja kata-kata kekecewaan dan putus asa, tidak mau mengurusin dan bahkan anakpun menjadi sasaran kekesalan hati ini.

Saat kejadian berlangsung, Roh Kudus sudah mengingatkan "Jangan marah, sabar, sabar, sabar". Tapi rasanya hati sudah kesal sekali, saran yang baik yang diberikan pada saya berubah menurut saya (waktu itu) menjadi kritik, kritik dan kritik. Dan sayapun pergi tidur, membiarkan istri yang terdiam...

Sunday, June 12, 2011

Hindari perdebatan tapi nyatakan iman dengan lemah lembut

Tadi pagi ketika membaca tentang 2 Tim 2:14-26, saya tertarik sekali dengan ayat 24-25:"...sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan..."

Saya ingat kesalahan saya beberapa tahun yang lalu ketika itu sedang sharing iman bersama teman-teman yang lain dan ada seorang yang tidak percaya dengan apa yang saya sharingkan.

Sunday, July 25, 2010

Belajar Mengasihi

Dari sebuah radio, ada pernyataan menarik dari si pengkotbah... Kalau seseorang tidak belajar mengasihi dari sekarang dan dengan sungguh-sungguh mencari Allah dalam kehidupannya, maka diberi waktu 1000 tahun pun ia tidak akan memulainya.

Belajar mengasihi dari hal yang bisa diraih dalam kehidupan sehari-hari adalah hal termudah yang dapat seseorang lakukan.

Tidak perlu menunggu menjadi kaya raya, tidak perlu menunggu menjadi orang yang punya waktu luang banyak sehingga punya waktu untuk berdoa dengan banyak juga untuk belajar mengasihi.

Mulai dari sekarang, mulai dari keluarga, teman dan orang disekitar kita.