Showing posts with label hidup itu anugrah. Show all posts
Showing posts with label hidup itu anugrah. Show all posts

Wednesday, April 9, 2014

Cara menghilangkan iri hati dan mendapatkan berkat

Bertemu dengan beberapa sahabat lama tentu akan memberikan sukacita tersendiri bagi kita. Banyak kenangan yang seolah-olah baru saja terjadi dalam kehidupan ini bersama-sama dengan mereka yang masih dapat anda rasakan dengan segar dalam hati anda.

Tapi bagaimana perasaan anda bila anda bertemu dengan sahabat lama yang dulu kurang sukses dalam bekerja, lebih miskin dari anda dan tiba-tiba saat ini dia memiliki rumah yang besar, usaha yang lebih maju daripada anda, sedangkan anda masih terkukung dalam pekerjaan yang itu itu saja?

Saat itu ketika saya memasuki gudang barang dagangannya, saya sangat terkesima. Bagaimana tidak? Setiap barangnya memilki harga yang menarik bagi saya. Transaksi yang terjadi pada saat saya disana pun membuat saya kagum, itupun menurutnya pasar sedang 'sepi'. Wow !

Thursday, September 15, 2011

Kebaikan Tuhan Yesus

Ada sukacita dalam keluarga saya hari ini, ada bukti bahwa Tuhan Yesus itu Tuhan yang hidup dan selalu mendengarkan setiap doa dan selalu bertindak menurut otoritasNya... yang pasti itu baik buat kita sekeluarga.

Anak saya yang terkecil saat berusia 3 tahun memiliki masalah dengan lafal bicaranya... terkesan dia sedikit kurang sempurna dalam berkata-kata, apapun itu. Sebagai orang tua, saya dan istri tentu mencari penyebabnya kemana-mana, mulai dari memberi contoh melafalkan dengan pelan, membaca buku anak, mencari tau di internet, konsultasi ke dokter anak dan berdoa pada Tuhan Yesus, tapi rasanya kok tidak ada perubahan pada dia.

Monday, August 22, 2011

Doa yang dijawab

Dalam naik turunnya kehidupan ini, Stef berusaha untuk terus menjaga agar recana dan jalan yang akan dilaluinya itu benar-benar sesuai dengan kehendak Tuhan Yesus Kristus, mulai dari rencana bisnis, kegiatan sehari-hari dan rencana pelayanan yang akan dilakukannya.

Namun ada satu waktu dimana hari itu Stef melakukan kesalahan rencana bisnis, dimana perhitungan cash flownya menjadi seret sekali, bahkan untuk mengganti sebuah ban mobil saja dia perlu melakukan perhitungan berulang-ulang agar uang yang ada itu cukup sampai dengan akhir bulan.

Dalam keadaan keuangan yang terjepit ini, Stef ingat bahwa Ia punya Allah yang sanggup memenuhi segala keperluannya, namun Stef juga sadar bahwa dia sudah berdoa tiap pagi meminta rejeki, bila masih meminta lagi pada Tuhan Yesus...rasanya kok sungkan.

Sunday, July 10, 2011

Berikan

Ketika Misa Kudus sedang berlangsung, saya yang duduk dibagian belakang melihat sebuah keluarga yang duduk cuek, tidak peduli dengan orang yang berdiri karena tidak dapat tempat duduk, sedangkan di sampingnya ada tempat duduk kosong.

Saya mulai menghakimi dalam hati, kenapa dia kok cuek ya, kenapa kok tidak disuruh orang yang berdiri untuk duduk di kursi samping mereka yang kosong...dsb dsb... jadi mulai merasa tinggi hati deh. Padahal kalau saya, belum tentu juga melakukan itu...

Dan tiba-tiba saya diingatkan, kenapa sombong? Mudah melihat kesalahan orang lain, padahal kamu dulu juga seperti itu... Saya tidak berpikir apa-apa lagi selain konsen pada Misa aja deh daripada melamun dan berbuat dosa.

Thursday, June 23, 2011

Langkah sederhana agar memiliki iman yang kuat

Pernah anda merasakan kuat saat berkumpul bersama dalam sebuah persekutuan doa atau dalam gereja dan anda merasakan lemah saat sendirian? Iman ini terasa besar saat kumpul, namun terasa kecil dan lemah saat sendirian.

Bila anda pernah mengalaminya, hal itu tentu pernah dialami orang lain juga namun ini hal yang tidak sehat, anda perlu menyadarinya dan perlu mencari solusi untuk hal tersebut.

Wednesday, January 12, 2011

Hidup itu anugrah

Terkadang kita mendengarkan tuduhan si jahat dalam hati, namun ada satu cerita/dongeng yang menguatkan saya... bahwa benar hidup kita ini benar-benar anugrah yang diberikan Tuhan Yesus bagi kita.

Sewaktu Yesus kembali ke surga berkumpullah para malaikat untuk mewawancariNya karena sudah 33 tahun tidak ketemu.
Malaikat (M): "Yesus, bagaimana bumi jika Engkau tinggalkan?"
Yesus (Y): "Oh gak apa-apa, kan ada murid-muridKu"
M: "Wah pasti muridMu sudah ribuan ya, kan udah 33 tahun di bumi"
Y: "Engga juga sih, yang inti 12 orang, tapi 1 berkhianat, jadi tinggal 11 orang
M: (heran) "Oh ya?...meskipun 11 orang, pasti mereka orang hebat, kaya, profesional, pandai kotbah dan pintar kan?"
Y: (diam sejenak) "Em... mereka kebanyakan nelayan, yang paling pintar 1 orang,si pemungut cukai"
M: (mulai bingung) "Oh gitu, berarti mereka pasti punya karakter yang bagus ya, pemberani, setia, jujur dan kuat hatinya"
Y: "Sebenarnya engga juga sih... waktu Saya ditanggap,mereka kabur dan ada yang menyangkalKu.
   Waktu Saya di jalan salib, mereka tidak ada.
   Dan waktu Saya bangkit, mereka bersembunyi di kamar."
M: (tambah bingung) "Lalu mengapa Engkau memilih yang seperti itu? Kenapa Tuhan?"
Y: "Di dunia ini tidak ada yang baik, namun anugrahKu cukup untuk menyelesaikan semua.
    AnugrahKu akan membuat mereka menjadi pemenang.
    AnugrahKu akan membuat injil diberitakan di seluruh dunia.
    Dan dengan anugrahKu mereka akan menyelesaikan sampai kesudahannya."

Membaca cerita diatas sangat menguatkan saya.... bahwa benar dalam segala kelemahan saya, dalam segala kejelekan saya (memang dari sono nya jelek), Tuhan Yesus tetap memilih saya karna itu semua adalah anugrahNya semata-mata dan anugrahNya itu cukup untuk menyelesaikan semua.

Amin.