Wednesday, December 28, 2011

Natal, bukti cinta Tuhan Yesus pada anda dan saya

Entah darimana saya mendengar atau membaca bahwa sebenarnya Tuhan Yesus sangat rindu untuk bersama-sama dengan kita, anak-anakNya, hanya saja kita yang tidak tau atau tidak menyadarinya.

Hari itu tiba-tiba saya teringat,akan kata-kataNya yang penuh dengan cinta, "Tahukah engkau, bahwa engkau sangat berharga di mataKu. MataKu senantiasa memandang kepadamu, anak-anakKu."

Jujur saja, terkadang logika saya berpikir... mestinya Dia/Tuhan Yesus pastilah banyak pekerjaan dan kesibukan lebih dari saya, apa ya... Dia sempat melihat saya? Lagipula saya pikir... masih banyak hamba-hambaNya yang lebih besar, yang lebih hebat dan lebih layak daripada saya.

Wednesday, December 21, 2011

Pengakuan Dosa, Pentingkah?

Menjelang Natal biasanya di gereja Katholik akan ada event khusus, tepatnya disediakan sebuah tanda atau rahmat dari Allah, berupa sakramen Pengakuan Dosa. Memang saya sering melakukannya, namun terkadang ada 'bisikan-bisikan' yang mengatakan... ah... itu gak penting.

Ada juga bisikan, 'buat apa pengakuan? toh kamu juga jatuh dalam dosa-dosa yang sama ! Munafik! Mengaku lagi, mengaku lagi...tapi masih berbuat dosa, buat apa?

Apa benarkah demikian? Bila anda pernah berpikir seperti itu...sebenarnya anda sedang mendengarkan bisikan suara si jahat, setan itu memang pendusta. Apa guna Sakramen Pengakuan Dosa bagi kita?

Tuesday, November 22, 2011

Menemukan Yesus

Menjadi orang yang selalu sabar itu tidak mudah, namun itu adalah salah satu buah Roh yang harus ada didalam seorang murid Yesus Kristus.

Salah satu cara yang termudah adalah mengikuti contoh yang diajarkan oleh St.Theresia Lisieux yaitu menemukan Yesus dalam diri orang lain.

Bagaimana cara agar mudah dalam melakukan praktek ini?

Sunday, October 23, 2011

Kasihilah Tuhan Allahmu

Kemarin saat Misa Kudus, romo membawakan kotbah yang sering saya dengar yaitu tentang Tuhan Yesus yang ditanya / dijebak dengan pertanyaan oleh orang-orang Farisi... yakni orang-orang yang sangat detail dengan aturan ini boleh itu tidak boleh... yang tau hukum-hukum taurat yang jumlahnya ribuan, namun kurang dalam hal kasih.

Di dalam gereja itu seolah-olah Tuhan membuka lagi sebuah tabir, mengungkapkan satu hal yang membuat saya tersenyum dan sadar.... itu jawaban yang saya cari selama ini :)

Tuesday, October 18, 2011

Kenalilah Tuhan Allahmu agar engkau tidak kecewa

Dulu saya berpikir bahwa bila ikut Tuhan Yesus maka hidup saya akan selalu damai di hati, pikiran tenang, bisa kaya, tidak kekurangan akan harta, nyaman dan aman. Ternyata hal itu jauh dari apa yang sebenarnya Tuhan inginkan, apa yang saya pikir itu sebenarnya adalah keegoisan dan ambisi pribadi saya semata yang 'nunut' pada ke-Maha Kuasaan Tuhan Yesus.

Lha terus apa kalo ikut Tuhan Yesus itu tidak ada damai? tidak ada pikiran tenang? tidak bisa kaya? harus hidup menderita dan miskin?