Tuesday, June 14, 2011

Cara mengatasi dosa kambuhan atau dosa yang sama

Apakah anda sering jatuh dalam dosa yang sama atau kelemahan yang sama? Itu wajar. Hampir 99% manusia akan jatuh dalam dosa yang sama, kenapa? Itu pertanyaan yang harus anda bongkar karena dengan begitu anda akan dapat mengatasinya baik dengan mencegahnya atau berperang melawannya.

Mari kita simak dulu kesaksian si Acong (nama samaran)


Pemuda Acong ini bingung karena dalam dirinya seolah kuasa Tuhan tidak bekerja. Dia sering jatuh dalam dosa yang sama yakni pornografi, sering melihat film/gambar porno dan akhirnya jatuh dalam dosa masturbasi padahal di saat yang sama dia adalah seorang pelayan Tuhan. Saat dia membawakan firman Tuhan orang tersentuh, saat dia berdoa tumpang tangan Roh Kudus pun turun dan tidak jarang dalam penyembahan Tuhan memberikan sabda pengetahuan melalui dirinya. Namun saat dia sendirian dan ketika nafsu itu timbul.... jatuhlah dia dalam dosa-dosa yang sama. Dia sudah berdoa, dia sudah berpuasa, dia sudah pengakuan dosa pada Romo, namun rasanya kuasa Tuhan itu tidak ada... kenapa?

Sadarilah kelemahan anda dan berdoalah

Acong sadar ia lemah dalam hal pornografi dan ia terus-menerus berdoa :
"Roh Kudus, aku sering jatuh dalam hal pornografi
Tolonglah aku, ambillah karakter yang tidak berkenan dihadapanMu.
Tariklah aku dalam cintaMu agar hatiku hanya mencintaiMu saja.
Tuhan Yesus Kristus, paksakanlah kehendakMu yang terjadi atas diriku dan
Allah Roh Kudus, singkapkanlah hal-hal yang tidak kuketahui"

Ingatlah pertobatan itu hanyalah karya Roh Kudus, bukan karya manusia!

Yang dibutuhkan dari manusia adalah maju terus pada Tuhan, Acong terus mencari Tuhan untuk mengatasi kelemahannya ini, bertahun-tahun ! Hingga suatu saat Tuhan mengingatkan satu hal padanya....
Acong kecil dari keluarga yang kurang mampu sering dititipkan dengan pembantu karena orang tuanya sibuk bekerja. Namun ada satu hal yang tidak diketahui oleh orang tuanya yakni setiap pembantu ini mandi di sungai, Acong disuruh menunggu di pinggir sungai sampai selesai. Rupanya jiwa Acong kecil mulai merekam keberadaan orang mandi dan roh jahat tau bahwa dalam garis keturunan ada juga celah yang mendukung.

Begitu luar biasanya Allah Roh Kudus mengungkapkan dalam doa pagi kepada Acong sendiri. Memang awalnya ada keraguan dalam diri Acong, apa benar apa tidak? Tetapi itu terus-menerus yang berbicara dalam hatinya dan Roh Kudus mendorong dia untuk mengampuni pembantu tersebut, Roh Kudus mendorong dia untuk meminta kelepasan kutuk dari pohon keluarga dan Acong melakukannya terus-menerus dalam perayaan Ekaristi dimana saat itu Tuhan Yesus sendiri hadir !

Setelah mengetahui titik kelemahan dan menutupnya, terkadang si jahat juga masih terus memanah dengan api, disinilah perlunya doa pagi sebagai benteng bagi Acong. Kata St.Theresia Lisieux, doa itu seperti ratu yang dapat setiap saat menghadap sang Raja untuk memohon sesuatu, doa pagi itu menjadikan rahmat Allah begitu besar turun dan menjadi benteng (tembok yang tebal sekali) bagi Acong untuk berlindung dari panah api si jahat.

Dalam doa pagi terkadang Tuhan Roh Kudus mengajari Acong juga bagaimana berperang melawan si jahat. Hal ini berguna sekali karena kadang Roh Kudus meminta Acong untuk mengabaikan godaan itu, terkadang juga Roh Kudus meminta Acong untuk mengusir setan dalam nama Yesus Kristus bila sudah terlalu mengganggunya. Berperanglah sesuai strategi yang dianjurkan oleh Roh Kudus !

Kunci kemenangan dalam melawan dosa: Berperanglah sesuai strategi dari Roh Kudus !

Perlu diketahui... nafsu itu masih timbul tidak bisa hilang 100% karna Acong masih hidup di bumi, tubuh yang penuh dengan hormon ini masih menempel, namun yang berbeda adalah sekarang Roh Kudus yang memimpin Acong untuk mengendalikannya dan semua ini adalah kasih karuniaNya.

Hal konkrit yang dilakukan Acong bertahun-tahun:
1. Mengurangi film/movie yg serem dan agak serem dahulu, sekarang sudah melihat film yang sehat-sehat saja... seperti film2 Jackie Chan, Jet Li, discovery, kartun anak2 & kisah2 dalam kitab suci
2. Tidak melihat televisi, awalnya mengurangi dulu, sekarang sudah tidak sama sekali
3. Mematikan saluran internet di awal2 penyangkalan diri, setelah dapat mengendalikan diri, sekarang hanya berlangganan seperlunya saja
4. Misa setiap minggu & pengakuan dosa 1 tahun 2 kali (minimal)

Hal konkrit berikutnya:
1. Porsi radio rohani > radio biasa
2. Aktif dalam komunitas rohani
3. Membaca buku rohani & kisah Santo-Santa untuk mengisi jiwa/otak agar terbawa tidur
4. Setiap pagi bangun jam 4:00-5:00 untuk doa pagi, baca firman

Note: Doa Yesus sangat membantu mengisi saat-saat jeda atau disaat bekerja yang tidak membutuhkan pikiran

5 comments:

andri wibowo saputro said...

artikelnya keren2...

Andre Setiawan said...

Trimakasih atas artikelnya. Sangat memberkati..

Vinco Valerio said...

Amen

Slomonken@gmail.com said...

luar biasa, saya tersentuh dengan artikelnya. memberi pencerahan dan penyadaran. saya tahu anda orang beriman dan saya berharap siapapun anda agar kita saling mendoakan satu samalain. salam persaudaraan dalam nama Tuhan Yesus.

aki said...

Terimakasih saudar, TYM ..

Post a Comment